A R S I P

  
  

Zhao Bowen, Drop Out SMA yang Pimpin Riset DNA Orang Genius

  

Arsitektur Mustahil yang Benar-benar Mustahil....

  

Panjang Cuma 3 Cm, Hewan Ini Punya 750 Kaki

  

Lukisan Monalisa Versi Muda Mengundang Kontroversi

  

Bagaimana Peluang Lulusan TI dan SI di Masa Depan?

  

RIP Pusuke, Anjing Tertua Mati di Jepang

  

Darah Piton Bisa Jadi Obat Jantung

  

Satelit Jerman Akan Jatuh ke Bumi

  

Otot Super Cepat, Rahasia Ketangkasan Kelelawar

  

Tumbuhkan Minat Sains sejak Anak-anak

  

Alat Canggih Tolak Gosip

  

Nyala Lilin Ternyata Mengandung Berlian

  

Mari Bermalam di Luar Angkasa

  

Pesawat Hipersonik AS Menghilang

  

Penanda Arah Selatan, Gubug Penceng

  

Mesin Cuci Paling Cepat dan Hemat

  

Ambisi China Bangun Stasiun Antariksa Tahun 2020

  

Tembakau Dapat Hasilkan Protein Anti-Kanker

  

Mati, We Si Ular Dua Kepala

  

Adu Makan Cepat ala The Simpsons Game

  

Pertama di Dunia, LG Philips Kembangkan e-Paper Ukuran A4

  

Kawasan Zona Nirkabel Hi-Tech Sedang Dibangun

  

Kelamin Kadal Berubah Karena Pemanasan Global

  

Seperti Apa Ponsel Mewah Seharga Rp 2,8 Miliar?

  

Mozart Tak Membuat Anda Lebih Pintar

  

Ikan Berusia 100 Tahun Tertangkap di Alaska

  

IBM Kenalkan Chipset Optik Kecepatan Tinggi

  

Kaca Mata Bunglon, Dapat Berubah Banyak Warna

  

Sebuah LED Cukup Menerangi Ruangan

  

Broadband via Ku-Band IM2 Bidik 1000 Perusahaan

  

9 Perusahaan Telekomunikasi Bentuk Forum IPTV

  

Telkom Siap Komersialkan Layanan IPTV

  

Salah satu permata produksi LifeGem yang dibuat dari abu hasil kremasi

  

Emirates, Check-In Lewat Internet

  

Handycam Kecil Kemampuan Besar.

  

IBM Kembangkan Teknologi Komputer untuk Manula

  

CDMA dan GSM dalam Satu Ponsel


Posted by on Wednesday, 25 April 2007 00:00

Sekitar 15 tahun ke belakang, telepon seluler atau ponsel masih menjadi barang mahal, bahkan dianggap dapat mewakili status sosial pemiliknya.


Sekarang? Sudah tidak aneh lagi melihat orang menggunakan ponsel di kendaraan, bahkan di pinggir jalan sekalipun.

Pengguna ponsel pun semakin majemuk dan berasal dari beragam latar belakang, tidak lagi didominasi oleh mereka yang bermobil dan berkantor di gedung-gedung bertingkat seperti dulu. 


Mulai dari pekerja kantoran, ibu rumah tangga hingga pelajar, dari orang dewasa hingga anak-anak, sekarang sudah banyak yang menenteng ponsel kemana-mana.

Sudah sedemikian tingginya kebutuhan berkomunikasi, hingga seringkali seseorang membutuhkan tidak hanya satu melainkan dua, bahkan mungkin tiga nomor SIM CARD dari jenis operator seluler yang berbeda, yaitu CDMA dan GSM. Konsekuensinya, ia harus siap membawa dua jenis ponsel yang berbeda pula. Tentu ini menjadi tidak praktis dan merepotkan, bukan?

Sebenarnya, sekitar 3 tahun yang lalu, sudah ditemukan solusi bagi pengguna ponsel yang memiliki lebih dari satu jenis nomor SIM CARD ini. Mereka dapat menggunakan ponsel jenis dual mode, yang memungkinkan penggunaan dua nomor SIM CARD yang berbeda pada satu ponsel. Namun pada saat itu jenis ponsel tersebut belum masuk ke Indonesia dan masih sederhana.

Jika Anda termasuk mereka yang membutuhkan ponsel dual mode ini, Anda tidak perlu berlama-lama menunggu. Karena sejak akhir tahun lalu, Samsung telah menghadirkan ponsel dual mode tipe SCH-W569 dalam program paket dengan salah satu operator seluler. Lebih memahami kebutuhan Anda, di awal tahun ini, Samsung juga telah menghadirkan jenis ponsel dual mode lain yang tidak dipasarkan dalam program paket, yaitu SCH-W579 2 ON phone .

Selain praktis karena baik nomor CDMA dan GSM Anda aktif dua-duanya, SCH-W579 juga memiliki keistimewaan yang lain. Diantaranya rotating camera yang dapat membuat Anda lebih leluasa mengabadikan momen penting, touch screen yang memudahkan Anda pada saat mengoperasikan ponsel dan MP3 player untuk Anda yang gemar mendengarkan musik. Mobilitas Anda juga tidak akan terganggu karena SCH-W579 dilengkapi bluetooth handsfree. Fitur lainnya adalah external memory dan video chatting * serta kemampuan high speed data modem (CDMA 2000-1X).

Jadi, kenapa masih repot menenteng dua ponsel kalau satu saja sudah cukup.


*) tergantung jaringan operator



Sumber: KCM

SAINS DAN IPTEK | READ  2286x



Share

  PageRank Checking Icon
 
Copyright ©1998 - 2018 by Tobing. All rights reserved. | Powered by dontob

Horas to all of you.