A R S I P

  
  

Zhao Bowen, Drop Out SMA yang Pimpin Riset DNA Orang Genius

  

Arsitektur Mustahil yang Benar-benar Mustahil....

  

Panjang Cuma 3 Cm, Hewan Ini Punya 750 Kaki

  

Lukisan Monalisa Versi Muda Mengundang Kontroversi

  

Bagaimana Peluang Lulusan TI dan SI di Masa Depan?

  

RIP Pusuke, Anjing Tertua Mati di Jepang

  

Darah Piton Bisa Jadi Obat Jantung

  

Satelit Jerman Akan Jatuh ke Bumi

  

Otot Super Cepat, Rahasia Ketangkasan Kelelawar

  

Tumbuhkan Minat Sains sejak Anak-anak

  

Alat Canggih Tolak Gosip

  

Nyala Lilin Ternyata Mengandung Berlian

  

Pesawat Hipersonik AS Menghilang

  

Penanda Arah Selatan, Gubug Penceng

  

Mesin Cuci Paling Cepat dan Hemat

  

Ambisi China Bangun Stasiun Antariksa Tahun 2020

  

Tembakau Dapat Hasilkan Protein Anti-Kanker

  

Mati, We Si Ular Dua Kepala

  

Adu Makan Cepat ala The Simpsons Game

  

Pertama di Dunia, LG Philips Kembangkan e-Paper Ukuran A4

  

Kawasan Zona Nirkabel Hi-Tech Sedang Dibangun

  

CDMA dan GSM dalam Satu Ponsel

  

Kelamin Kadal Berubah Karena Pemanasan Global

  

Seperti Apa Ponsel Mewah Seharga Rp 2,8 Miliar?

  

Mozart Tak Membuat Anda Lebih Pintar

  

Ikan Berusia 100 Tahun Tertangkap di Alaska

  

IBM Kenalkan Chipset Optik Kecepatan Tinggi

  

Kaca Mata Bunglon, Dapat Berubah Banyak Warna

  

Sebuah LED Cukup Menerangi Ruangan

  

Broadband via Ku-Band IM2 Bidik 1000 Perusahaan

  

9 Perusahaan Telekomunikasi Bentuk Forum IPTV

  

Telkom Siap Komersialkan Layanan IPTV

  

Salah satu permata produksi LifeGem yang dibuat dari abu hasil kremasi

  

Emirates, Check-In Lewat Internet

  

Handycam Kecil Kemampuan Besar.

  

IBM Kembangkan Teknologi Komputer untuk Manula

  

Mari Bermalam di Luar Angkasa


Posted by on Thursday, 18 August 2011 00:00

Hotel luar angkasa yang didesain Orbital Technologies. Butuh sekitar 8,5 miliar untuk menginap di hotel ini. MOSKWA, KOMPAS.com — Mari bermalam di antariksa. Mungkin inilah ajakan yang secara implisit diungkapkan Rusia. Perusahaan pemerintah negara itu, Energia, bekerja sama dengan perusahaan start-up bernama Orbital Technologies berencana membangun hotel di luar angkasa.

Rencana itu pertama kali diungkapkan tahun lalu. Kini, rencana dua perusahaan itu makin mantap saja. Seperti diberitakan Foxnews, Rabu (17/8/2011) kemarin, mereka sudah menyiapkan desain hotel dan paket pengalaman yang bisa dinikmati tamunya.

Sergei Kostensko, Chief Executive Orbital Technologies, mengatakan, "Modul hotel yang kami rencanakan tak akan mengingatkan Anda pada International Space Station (ISS). Hotel harus memberikan kenyamanan di dalamnya dan memungkinkan melihat Bumi lewat 'jendela' yang banyak."

Pengalaman melihat Bumi dari hotel tersebut dijanjikan sebagai pengalaman yang tak terlupakan. Hampir seluruh pemandangan Bumi yang dipotret astronot di ISS bakal bisa dilihat, mulai dari Bumi yang bulat dan biru, hingga pemandangan Matahari terbit yang berbeda.

Hotel juga menjanjikan pengalaman kuliner yang unik. Salah satu paket menunya adalah pipi sapi rebus yang dihidangkan dengan jamur, kacang putih yang dihaluskan, dan manisan buah plum. Semua makanan akan dimasak di Bumi dan akan dipanaskan dengan microwave sebelum dihidangkan.

Tamu hotel bisa memilih dua kamar, yaitu vertikal dan horizontal. Kamar juga akan dilengkapi shower, tetapi didesain sehingga penggunaan air efektif. Flush toilet tidak memakai air untuk membuang kotoran, tetapi memakai udara. Agar hotel tak bau, udara akan disaring sebelum memasuki kabin.

Karena menawarkan pengalaman unik, harganya pun juga demikian. Jadi, jangan kaget. Total biaya pesawat dan menginap di hotel selama lima hari ialah sekitar Rp 8,5 miliar. Sejumlah Rp 1,5 miliar untuk biaya pesawat PP dan sekitar Rp 7 miliar untuk hotel.

Kapan pengalaman ini bisa dinikmati? Di Reuters pada (30/9/2010) lalu, Alexander Derechin dari Energia mengatakan, "Saya pikir kami belum bisa mewujudkan rencana ini sebelum 2015, tapi kita juga tak harus menunggu lama setelah itu." Foxnews memberitakan, tahun 2016 hotel sudah dibuka.

Proyek hotel di luar angkasa ini menelan dana yang pasti tak sedikit. Orbital Technologies belum mengatakan jumlah investasinya, tetapi mereka percaya keuntungan bisa diraih. "Pasti kami mengharapkan keuntungan, ini murni bisnis," katanya pada AP tahun lalu (29/9/2010).

Bagi yang mampu menjangkau biaya itu, tawaran pengalaman ini sangat pantas untuk dicoba. Sejauh ini, hanya satu kenikmatan di Bumi yang tak bisa dinikmati di hotel ini, yaitu meminum alkohol. Selebihnya, tamu bisa bereksplorasi.



Sumber: Kompas

SAINS DAN IPTEK | READ  2533x



Share

  PageRank Checking Icon
 
Copyright ©1998 - 2018 by Tobing. All rights reserved. | Powered by dontob

Horas to all of you.